Posts

Showing posts from 2017

Sudut Pandang

Kemarin, lebih tepatnya sehabis ngehadirin sidang tugas akhirnya teman. Aku ketemu sama teman yang sebenarnya bukan pertama kali ketemu, tapi pertama kali melihat sisi lainnya, sisi positifnya. Ya, karena pembicaraan kita yang ngalor ngidul gak jelas. Tiba di sekitar 1 jam berlalu, kita mulai ngobrolin berbagai perpektif hidup. Mulai dari cara ku memandang hidup, kemudian caranya memandang hidup. Sebenarnya hidup ini mudah, katanya. Hanya melakukan segala sesuatu sesuai kemampuan. Tidak ingin dianggap lebih unggul tapi sebenarnya palsu. Yang perlu dipelajari dari mereka yang unggul bukan menyaingi atau menyama ratakan diri agar dianggap unggul. Tapi bagaimana menjadi unggul dengan sumber daya yang dimiliki. Just need to be your self. Toh ya pada dasarnya kita juga uda jadi unggul sejak masih segumpal darah. Pembicaraan kita mengarah ke prioritas hidup, siapa yang patut diprioritaskan alias menempati INT0 kalau di mikrokontroller. Keluarga katanya. Segala tentang keluarga penti...

Belajar Yuk

Btw tentang belajar, selama oksigen masih bisa dihirup dengan gratis, belajar itu gak ada matinya. Belajar gak hanya diartikan hanya disekolah, tapi semua. Semua yang dilihat dirasa dan dipikirkan. Ada dua poin yang banyak terjadi. Pertama banyak yang ngelihat dan ngerasain tapi gak dipikirin, kedua dilihat tapi gak dirasain dan gak dipikirkan. Contoh yang pertama ni, banyak diluar sana (termasuk aku) yang kadang melihat sesuatu dan hanya merasakannya, gak pernah mikirin kenapa kok bisa kaya gitu. Contoh ni, pas waktu kaya sekarang, kisah nyata ini terinspirasi oleh ku, kenapa segala ekspektasi yang awalnya sudah dieluh-eluh kan akan terjadi, seakan akan gak ada satu halangan pun yang dapat menghambat, menyombongkan diri seakan paling bisa mengkondisikan dan mengatur waktu agar sesuai dengan yang diharapkan. Dan final result nya mala gak TERWUJUD. Ok! Langkah awal saat ekspektasi tinggi itu gagal terwujud Cuma dua, meratapi dan MENYALAHKAN. Wah aku gagal karena ini, itu, salah i...

Penghindar Konflik

Bahasan kali ini aku dapat ide nya dari mbak Gita Savitri Devi disalah satu tulisannya di blog. Awalnya jujur aku ga ngerti sama sekali tentang apa yang dia bicarakan tentang 16 Myers-Brigg Traits. Berawal dari situ aku mulai cari tau dan ikutan tes yang tersedia disalah satu website yang nanti aku taruh dibawah tulisanku. Fyi, 16 Myers-Brigg Traits itu jenis psikotes yang yang digunakan untuk mengukur preferensi psikologis seseorang untuk mengukur kecerdasan individu, bakat dan tipe kepribadian seseorang yang bisa membantu seseorang untuk melihat dunia dan mengambil keputusan. MBTI dikembangkan oleh Katherine Cook Briss dan puterinya, Isabel Briggs Myers sejak Perang Dunia II (1939-1945). Mereka percaya bahwa pengetahuan akan kepribadian dapat membantu perempuan yang akan memasuki dunia kerja di bidang industri. Setelah mengalami pengembangan, akhirnya Tes MBTI ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1962. Hasil psikotes mengatakan bahwa aku memiliki tipe ESFJ ya...